Waktu Indonesia Barat


Percikan Iman

Hakikat Sifat Malu

Dari Abi Mas'ud Al-Badri RA, dia berkata : Rasulullah SAW bersabda : ' Sesungguhnya diantara ucapan kenabian pertama ( Adam ) yang didapat oleh manusia ( dari generasi ke generasi - red ) adalah : ' jika engkau tidak merasa malu maka perbuatlah apa yang engkau inginkan ' ( HR. Bukhari )

Tampilkan postingan dengan label olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label olahraga. Tampilkan semua postingan

20 Agustus 2007

Kado dari Jepang dan Malaysia

Foto : Chris John berhasil mempertahan Gelar Juara Kelas Bulu WBA setelah berhasil menghajar TKO lawannya Zaiki Takemoto dari Jepang di ronde 9. Foto dok - jawapos

Keperkasaan petinju kebanggaan Indonesia, Chris John kembali terbukti setelah berhasil menghajar TKO pada ronde ke 9 petinju Jepang, Zaiki Takemoto pada pertarungan memperebutkan gelar Kelas Bulu WBA yang selama ini digenggam Chris John .

Satu hal yang membanggakan adalah bahwa Chris mampu menang dikandang " saudara tua " persis pada satu hari setelah bangsa Indonesia merayakan Kemerdekaan dari cengkeraman Jepang tahun 1945 lalu. kemenangan yang sangat indah, kemenangan yang sangat mengharukan, kemenangan yang benar-benar menjadi kado paling istimewa bagi Bangsa Indonesia.

Sementara itu dari Malaysia, dua ganda Bulutangkis kita juga memberikan kado lainnya bagi Rakyat Indonesia setelah mempu menjadi juara dunia pada Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2007, mereka adalah Markis Kido/Hendra Setiawan dan Nova Widianto/Lilyana Natsir.

Foto : Nova Widianto dan Lilyana Natsir dengan bangga memperlihatkan medali emas yang telah diraihnya sebagai Juara Dunia 2007. Foto dok : Media Indonesia

Kedua Ganda kita itu juara setelah mengalahkan lawannya masing-masing di babak final, pasangan Ganda Putra Markis Kido/Hendra Setiawan menjungkalkan pasangan ganda putra Korea Selatan, Jung Jae Sung/ Lee Young Dae, 21 -19 dan 21 - 19. Sementara Nova Widianto/ Lilyana Natsir berhasil mengalahkan pasangan nomor satu dunia asal China, Zheng Bo/ Gao Ling, 21 - 16 dan 21 - 14.

Sungguh suatu hal yang sangat membanggakan bahwa sang Merah Putih masih bisa berkibar di luar negeri. Perjuangan mereka sama artinya dengan perjuangan para pahlawan kita yang telah mengangkat senjata ketika melawan para penjajah dulu. Mereka adalah pahlawan masa kini, pahlawan yang telah rela berjuang mati-matian demi kejayaan bangsa dan negara.

11 Juli 2007

Indonesia - Bahrain, 10 Juli 2007

Photo : Striker timnas Indonesia, Budi Sudarsono berusaha melepaskan diri dari ganjalan pemain Bahrain, pada pertandingan di Grup D Piala Asia, di Gelora Bung Karno, Selasa 10 Juli 2007 ( dok : galamedia ).

Dengan disaksikan sekitar 65.000 pendukung merah putih, timnas Indonesia berhasil melibas Bahrain 2-1 dalam pertandingan pertama Grup D Piala Asia 2007, kedua gol timnas Indonesia dicetak Budi Sudarsono pada menit 13 dan Bambang Pamungkas di menit 64, sedangkan gol balasan Bahrain dicetak Sayed Mahmood Alwadei menit ke 27.

Diawal pertandingan, Indonesia tampil kurang greget karena demam panggung namun ketika sebuah sontekan Budi Sudarsono hasil umpan matang Firman Utina berhasil mengecoh penjaga gawang Bahrain, Abdulrahman Ahmed menjadi gol pembuka pada menit 13, pasukan Indonesia perlahan tapi pasti mencoba menguasai lapangan tengah dan berhasil, terbukti dengan berbagai peluang yang dihasilkan Bambang Pamungkas dkk yang harus membuat barisan pertahanan Bahrain kocar kacir. Namun akibat terlalu asyik menyerang, Indonesia kecolongan gol melalui sontekan Sayed Mahmood Alwadei yang berhasil memanfaatkan peluang dari kemelut di depan gawang Yandri Pitoy, dan kedudukan imbang 1-1 bertahan sampai babak pertama berakhir.

Photo : Bambang Pamungkas mencoba berkelit melepaskan diri dari kawalan pemain belakang Bahrain Hussain Mohamed, pada pertandingan Grup D Piala Asia di Gelora Bung Karno, Selasa 10 Juli 2007.

Memasuki babak dua, Indonesia kembali mencoba untuk langsung menyerang secara cepat melalui umpan - umpan pendek dari kaki ke kaki, penyerang tengah Indonesia Firman Utina yang bermain gemilang di menit 64 melepaskan tembakan dari luar kotak penalti hasil sodoran Budi Sudarsono, namun mermbentur gawang setelah berhasil di tepis penjaga gawang Bahrain, bola yang kembali ketengah diserobot Bambang Pamungkas yang langsung menembakkan bola ke gawang yang gagal diantisipasi penjaga gawang Abdulrahman Ahmed. Kedudukan 2-1 berhasil dipertahankan pasukan Ivan Venkov Kolev sampai peluit wasit asal Jepang yang memimpin pertandingan membunyikan peluit panjang, dengan demikian Indonesia berhasil revans atas kekalahan di Piala Asia 2004 China lalu.

06 Juli 2007

Sepakbola Indonesia

Jakarta (ANTARA News) - Bintang sepakbola dunia dari Perancis, Zinedine Zidane, memberikan suvenir berupa kaos tim Perancis berwarna biru bernomor 10 yang bertulisan nama Zidane kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, saat melakukan kunjungan ke Istana Presiden Jakarta, Jumat ( 6/7 ). Zidane dan rombongan dari perusahaan makanan dan minuman Danone diterima Presiden Yudhoyono di gazebo di taman tengah halaman Istana Presiden. Dalam acara tersebut Kepala Negara didampingi ibu Negara Ani Yudhoyono, Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault, serta putra Presiden, Eddy Baskoro, dan menantu Anissa Pohan. Saat menerima kaos bintang legendaris ini, Presiden pun segera memamerkannya kepada wartawan foto dan TV. Dalam kesempatan itu, Zidane yang mengenakan batik lengan panjang berwarna cokelat keemasan dan bercelana jeans, juga memberikan tiga bola sepak yang ditandatanganinya kepada anggota tim sepakbola Indonesia usia di bawah 13 tahun yang baru saja mengikuti kejuaraan AFC U-13 wilayah ASEAN di Malaysia.
------------------
Sebuah dukungan simpatik yang ditunjukkan mantan pemain terbaik dunia bagi Bangsa Indonesia yang saat ini tengah menyelenggarakan ajang Piala Asia 2007, dimana timnas kita akan berjuang mengatasi Bahrain, Arab Saudi dan Korea Selatan yang diatas kertas berada setingkat lebih tinggi dari kita.........tapi " ini kandang kita bung !! " jangan takut, jangan minder, jangan pernah tunduk oleh nama besar lawan-lawan kita itu, dibelakang timnas, berjuta rakyat Indonesia mendukung sepak terjangmu, berjuta rakyat Indonesia akan berdoa demi kejayaan sepakbola Indonesia, berjuta rakyat Indonesia akan bersatu bergandeng tangan mendukung perjuanganmu..........jangan pernah merasa sendiri, berjuta rakyat Indonesia akan bersamamu mengusung tekad harumkan nama baik Bangsa Indonesia...........